Sunday, November 11, 2018

Kesehatan Ginjal

 Ginjal membersihkan darah dari toksin berbahaya dan limbah sisa metabolisma yang tidak diperlukan. Kerusakan ginjal membuat tubuh tidak bisa membuang toksin dan limbah tersebut dari tubuh sehingga menyebabkan kondisi yang membahayakan jiwa. Oleh karena itu menjaga kesehatan ginjal sangat penting karena ginjal adalah organ penting dalam tubuh manusia.

Berikut ini cara-cara yang dapat anda lakukan untuk menjaga kesehatan ginjal, antara lain:

1. Banyak Minum Air Putih.
Banyak minum air putih membantu meringankan kerja ginjal. Zat terlarut yang tidak berbahaya  sekalipun (sepeti gula, garam, vitamin) jika terlalu banyak harus akan disaring dan dikeluarkan dari tubuh untuk menjaga keseimbangan kimia tubuh agar metabolisma dapat berjalan secara normal. Kurang minum air putih juga merupakan faktor resiko penyakit batu ginjal.

2. Menjaga Berat Badan Ideal.
Berat badan berlebih dan obesitas (kegemukan) dapat menyebabkan gangguan metabolisma dan timbulnya penyakit serius yang memiliki komplikasi penyakit ginjal seperti diabetes, hipertensi dan penyakit jantung.

3. Jaga Tekanan Darah dalam Batas Normal .
Tekanan darah tinggi seringkali menimbulkan komplikasi penyakit ginjal. Jika tekanan darah anda di atas normal atau anda menderita hipertensi, usahakan untuk mengendalikan tekanan darah anda untuk mencegah komplikasi penyakit ginjal.

4. Olahraga Teratur.
Olahraga teratur mengurangi resiko penyakit ginjal karena olahraga dapat membantu melancarkan metabolisma, menyehatkan jantung, mengendalikan glukosa darah, melancarkan aliran darah dan lain-lain.

5. Jangan Merokok.
Merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit termasuk penyakit ginjal. Merokok juga memperburuk kondisi seperti hipertensi, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan sebagainya.

6. Makanan Sehat Seimbang.
Kekurangan zat gizi tertentu dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan termasuk gangguan fungsi ginjal. Kekurangan zat gizi tertentu juga dapat menyebabkan batu ginjal.

7. Batasi Asupan Garam.
Sodium (Na) dalam garam dapur (NaCl) memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun kelebihan sodium  dari garam dapat menyebabkan ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan tersebut. Kelebihan sodium dalam tubuh juga dapat menyebabkan hipertensi.

8. Makan Sayuran dan Buah.
Sayuran dan buah-buahan menyediakan banyak nutrisi penting bagi kesehatan dan mencegah berbagai jenis penyakit termasuk penyakit ginjal. Bahan makanan dari sayuran buah juga membantu melancarkan pencernaan dan tidak mengandung nutrisi tertentu secara berlebihan.

9. Hindari Minum Beralkohol.
Banyak minum alkohol membuat ginjal bekerja keras untuk membersihkan darah. Banyak minum alkohol juga merupakan faktor resiko bagi beberapa jenis penyakit.

10. Jangan Menahan Buang Air Kecil.
Kebiasaan menahan pipis menghambat kerja ginjal dan membuat orang kurang mengkonsumsi air sehingga dapat menyebabkan batu ginjal.

Kondisi Kuku yang Menunjukkan Ada Penyakit

Kuku merupakan bagian dari tubuh yang sering terabaikan. Padahal, penampilan kuku bisa menunjukkan segudang informasi mengenai kesehatan tubuh Anda, mulai dari warna, bentuk, dan tekstur kuku. Hal tersebut memiliki arti tersendiri yang menandakan sehat atau tidaknya seseorang.

Seperti dikutip dari Shape, di bawah ini adalah 9 penampilan kuku jari dan hubungannya dengan kesehatan Anda:

1. Kuku pucat

Warna kuku pucat mengindikasikan seseorang mengalami anemia, kurang gizi, penyakit gagal jantung, dan penyakit hati.

2. Kuku kuning

Kuku kuning umumnya menandakan penuaan dan kebiasaan buruk seperti merokok dan terlalu sering menggunakan cat kuku. Jika kuku jari tersebut juga tebal dan rapuh, bisa juga karena infeksi jamur. Masalah lain yang terkait dengan kuku kuning termasuk tiroid, diabetes dan masalah pernapasan.

3. Garis kuku berwarna gelap

Garis kuku yang berwarna gelap merupakan tanda dari melanoma, jenis kanker kulit yang paling mematikan. Segera konsultasikan dengan dokter jika anda menemui masalah ini.

4. Clubbing

Kuku clubbing adalah kondisi di mana jaringan di bawah kuku yang menebal dan ujung jari membulat dan membengkak. Ujung kuku bertumbuh ke arah dalam mengikuti bentuk ujung jari.

Clubbing diduga sebagai hasil dari peningkatan aliran darah ke ujung jari, merupakan kondisi turunan dan tidak berbahaya. Namun jika Anda tiba-tiba menyadari adanya kelainan ini, clubbing bisa jadi tanda kurangnya kadar oksigen dalam darah dan berhubungan dengan penyakit paru-paru, sirosis, atau kanker.

5. Kuku kering, retak atau rapuh

Kondisi kuku seperti ini biasanya terkait dengan infeksi jamur atau penyakit tiroid, namun juga dapat mengungkapkan kekurangan vitamin A, B atau C.

6. Kuku sendok

Jika kuku jari Anda terlihat seperti sendok, lempeng permukaan kuku menjorok ke dalam dan ujung-ujungnya bertumbuh ke arah luar, mungkin Anda kekurangan zat besi, penyakit jantung atau hipotiroidisme.

7. Kuku berlubang atau berlekuk

Lubang-lubang kecil atau lekukan tidak rata di permukaan kuku bisa menjadi tanda dari psoriasis, eksim, sindrom Reiter, alopecia areata, atau artritis reaktif.

8. Garis putih horizontal

Garis-garis horizontal di permukaan kuku atau Beau's lines bisa berarti psoriasis, diabetes yang tidak dikontrol, masalah sirkulasi darah, defisiensi zat besi parah, atau reaksi terhadap obat-obatan tertentu (seperti kemoterapi).

9. Garis vertikal

Garis-garis vertikal adalah tanda alami dari penuaan. Garis-garis ini akan semakin jelas terlihat seiring bertambahnya usia dan bukan termasuk kondisi medis yang perlu dikhawatirkan. Pada kasus tertentu, garis vertikal di kuku mungkin diakibatkan oleh defisiensi B12 dan magnesium.

Monday, November 5, 2018

Mitos & Fakta Soal Sakit Tenggorokan

Di musim pancaroba yang cuacanya suka berubah-ubah kayak abg labil, seringkali bikin tubuh jadi gampang drop, kena radang tenggorokan, kemudian berlanjut ke pilek. Biasanya ketika saya kena radang tenggorokan, itu seperti sinyal bahwa sebentar lagi saya akan kena flu.
Sebelum sakitnya berlanjut, biasanya ada beberapa antisipasi yang saya lakukan untuk mencegah pilek, seperti banyak-banyak minum air mineral, mengkonsumsi jeruk nipis pakai kecap atau madu, atau minum minuman penyegar tenggorokan. Sedangkan teman-teman saya entah kenapa lebih suka makan permen pelega tenggorokan.
1. Sakit tenggorokan tidak berbahaya, jadi tidak perlu minum obat. Benarkah?
Ternyata sakit tenggorokan tetap perlu obat supaya tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih parah. Saya sih setuju ya, makanya kalau radang tenggorokan, saya langsung makan tablet penghisap atau larutan penyegar yang menurut saya cukup ampuh. Yang pasti harus rajin juga minum suplemen kesehatan supaya tubuh tidak gampang drop. Soal sakit tenggorokan tidak perlu minum obat adalah MITOS.
2. Sakit tenggorokan adalah penyakit musiman
Hmmm, ini gak berlaku buat saya sih. Kadang saya bisa mendadak sakit tenggorokan karena kebanyakan karaoke HAHAHAHAHA! Efek dari teriak-teriak gak karuan bikin tenggorokan kering, terus besoknya sakit tenggorokan walau setelah itu gak disertai flu. Sedangkan sakit tenggorokan yang meradang bisa dikarenakan musim hujan yang bikin daya tubuh jadi turun. Makanya kenapa banyak orang sakit flu pas musim hujan. Semua berawal dari sakit tenggorokan. Jadi sakit tenggorokan sebagai penyakit musiman adalah MITOS.
3. Sakit tenggorokan hanya dapat diobati dengan antibiotik.
Mengenai sakit tenggorokan hanya dapat diobati dengan antibiotik adalah MITOS. Ternyata kenyataannya antibiotik hanya mengatasi bakteri, sedangkan sakit tenggorokan penyebabnya adalah virus. Makanya kalau sakit tenggorokan gak boleh dibiarin aja, ntar makin parah malah tenggorokannya makin bengkak. Saya pernah sakit tenggorokan sampai 3 hari lebih. Gak enak banget makannya.
4. Sakit tenggorokan dapat menular
Nah, saya baru tahu kalau sakit tenggorokan dapat menular itu adalah FAKTA. Kirain cuma bisa diderita diri sendiri aja. Eh ternyata bisa menular lho kalau yang lagi sakit tenggorokan pas ngobrol malah ngeces. Bahkan kalau batuk juga bisa menular. Bahaya nih, gak boleh dekat-dekat orang sakit tenggorokan yang doyan ngeces. :)))
5. Tenggorokan sakit dapat diobati dengan kumur-kumur air garam
Saya sendiri gak pernah sih kumur-kumur air garam kalau sakit tenggorokan. Biasanya kalau sariawan aja, baru saya langsung menaruh garam langsung di sariawan. Pedih sih, tapi menurut saya bikin cepat sembuh. Sedangkan untuk sakit tenggorokan, ternyata air garam itu bukannya untuk mengobati, namun membantu agar tenggorokan terasa lebih nyaman. Jadi sakit tenggorokan dapat diobati dengan kumur-kumur adalah MITOS.
6. Radang tenggorokan dapat berkembang menjadi flu (common cold)
Mitos ini ternyata benar adanya. Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus bisa berlanjut menjadi hidung meler yang dapat berakibat nyeri tenggorokan adalah FAKTA.
Dari 6 MITOS di atas, ternyata 2 di antaranya adalah FAKTA. Sakit tenggorokan tidak boleh dianggap remeh karena banyak sekali hal yang dapat menyebabkan radang tenggorokan, mulai dari virus hingga bakteri. Dari sakit tenggorokan inilah bisa berlanjut  hingga flu dan pilek.
Untuk menghindari sakit tenggorokan, maka yang harus rutin dilakukan antara lain:

  1. Istirahat yang cukup. Biasakan tidur minimal 6-8 jam dalam sehari.
  2. Mengonsumsi makanan bergizi. Jangan kebanyakan makan junk food ya!
  3. Berolah raga yang teratur. Jogging atau naik-turun tangga termasuk olah raga lho!
  4. Berkumur-kumur dengan obat kumur antiseptik untuk menghindari radang tenggorokan.

Kesehatan Ginjal

 Ginjal membersihkan darah dari toksin berbahaya dan limbah sisa metabolisma yang tidak diperlukan. Kerusakan ginjal membuat tubuh tidak b...